VEKTOR IMAGINE

Tampilkan postingan dengan label STORY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STORY. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 April 2015

SENI LUKIS



Seni lukis adalah salah satu induk dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari drawing.

Sejarah umum seni lukis

Zaman prasejarah

Secara historis, seni lukis sangat terkait dengan gambar. Peninggalan-peninggalan prasejarah memperlihatkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu, nenek moyang manusia telah mulai membuat gambar pada dinding-dinding gua untuk mencitrakan bagian-bagian penting dari kehidupan mereka.

Semua kebudayaan di dunia mengenal seni lukis. Ini disebabkan karena lukisan atau gambar sangat mudah dibuat. Sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan materi yang sederhana seperti arang, kapur, atau bahan lainnya. Salah satu teknik terkenal gambar prasejarah yang dilakukan orang-orang gua adalah dengan menempelkan tangan di dinding gua, lalu menyemburnya dengan kunyahan daun-daunan atau batu mineral berwarna.

Hasilnya adalah jiplakan tangan berwana-warni di dinding-dinding gua yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Kemudahan ini memungkinkan gambar (dan selanjutnya lukisan) untuk berkembang lebih cepat daripada cabang seni rupa lain seperti seni patung dan seni keramik.

Seperti gambar, lukisan kebanyakan dibuat di atas bidang datar seperti dinding, lantai, kertas, atau kanvas. Dalam pendidikan seni rupa modern di Indonesia, sifat ini disebut juga dengan dwi-matra (dua dimensi, dimensi datar). Seiring dengan perkembangan peradaban, nenek moyang manusia semakin mahir membuat bentuk dan menyusunnya dalam gambar, maka secara otomatis karya-karya mereka mulai membentuk semacam komposisi rupa dan narasi (kisah/cerita) dalam karya-karyanya.

Objek yang sering muncul dalam karya-karya purbakala adalah manusia, binatang, dan obyek-obyek alam lain seperti pohon, bukit, gunung, sungai, dan laut. Bentuk dari obyek yang digambar tidak selalu serupa dengan aslinya. Ini disebut citra dan itu sangat dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis terhadap obyeknya. Misalnya, gambar seekor banteng dibuat dengan proporsi tanduk yang luar biasa besar dibandingkan dengan ukuran tanduk asli. Pencitraan ini dipengaruhi oleh pemahaman si pelukis yang menganggap tanduk adalah bagian paling mengesankan dari seekor banteng. Karena itu, citra mengenai satu macam obyek menjadi berbeda-beda tergantung dari pemahaman budaya masyarakat di daerahnya. Pencitraan ini menjadi sangat penting karena juga dipengaruhi oleh imajinasi. Dalam perkembangan seni lukis, imajinasi memegang peranan penting hingga kini.

Pada mulanya, perkembangan seni lukis sangat terkait dengan perkembangan peradaban manusia. Sistem bahasa, cara bertahan hidup (memulung, berburu dan memasang perangkap, bercocok-tanam), dan kepercayaan (sebagai cikal bakal agama) adalah hal-hal yang mempengaruhi perkembangan seni lukis. Pengaruh ini terlihat dalam jenis obyek, pencitraan dan narasi di dalamnya. Pada masa-masa ini, seni lukis memiliki kegunaan khusus, misalnya sebagai media pencatat (dalam bentuk rupa) untuk diulangkisahkan. Saat-saat senggang pada masa prasejarah salah satunya diisi dengan menggambar dan melukis. Cara komunikasi dengan menggunakan gambar pada akhirnya merangsang pembentukan sistem tulisan karena huruf sebenarnya berasal dari simbol-simbol gambar yang kemudian disederhanakan dan dibakukan.

Pada satu titik, ada orang-orang tertentu dalam satu kelompok masyarakat prasejarah yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggambar daripada mencari makanan. Mereka mulai mahir membuat gambar dan mulai menemukan bahwa bentuk dan susunan rupa tertentu, bila diatur sedemikian rupa, akan nampak lebih menarik untuk dilihat daripada biasanya. Mereka mulai menemukan semacam cita-rasa keindahan dalam kegiatannya dan terus melakukan hal itu sehingga mereka menjadi semakin ahli. Mereka adalah seniman-seniman yang pertama di muka bumi dan pada saat itulah kegiatan menggambar dan melukis mulai condong menjadi kegiatan seni.


Seni lukis zaman klasik

Seni lukis zaman klasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan:

Mistisme (sebagai akibat belum berkembangnya agama)
Propaganda (sebagai contoh grafiti di reruntuhan kota Pompeii),
Di zaman ini lukisan dimaksudkan untuk meniru semirip mungkin bentuk-bentuk yang ada di alam. Hal ini sebagai akibat berkembangnya ilmu pengetahuan dan dimulainya kesadaran bahwa seni lukis mampu berkomunikasi lebih baik daripada kata-kata dalam banyak hal. Selain itu, kemampuan manusia untuk menetap secara sempurna telah memberikan kesadaran pentingnya keindahan di dalam perkembangan peradaban.


Seni lukis zaman pertengahan

Sebagai akibat terlalu kuatnya pengaruh agama di zaman pertengahan, seni lukis mengalami penjauhan dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dianggap sebagai sihir yang bisa menjauhkan manusia dari pengabdian kepada Tuhan. Akibatnya, seni lukis pun tidak lagi bisa sejalan dengan realitas.

Kebanyakan lukisan di zaman ini lebih berupa simbolisme, bukan realisme. Sehingga sulit sekali untuk menemukan lukisan yang bisa dikategorikan "bagus".

Lukisan pada masa ini digunakan untuk alat propaganda dan religi. Beberapa agama yang melarang penggambaran hewan dan manusia mendorong perkembangan abstrakisme (pemisahan unsur bentuk yang "benar" dari benda).

Namun sebagai akibat pemisahan ilmu pengetahuan dari kebudayaan manusia, perkembangan seni pada masa ini mengalami perlambatan hingga dimulainya masa renaissance.


[sunting] Seni lukis zaman Renaissance

Berawal dari kota Firenze. Setelah kekalahan dari Turki, banyak sekali ahli sains dan kebudayaan (termasuk pelukis) yang menyingkir dari Bizantium menuju daerah semenanjung Italia sekarang.

Dukungan dari keluarga deMedici yang menguasai kota Firenze terhadap ilmu pengetahuan modern dan seni membuat sinergi keduanya menghasilkan banyak sumbangan terhadap kebudayaan baru Eropa.

Seni Rupa menemukan jiwa barunya dalam kelahiran kembali seni zaman klasik. Sains di kota ini tidak lagi dianggap sihir, namun sebagai alat baru untuk merebut kembali kekuasaan yang dirampas oleh Turki.

Pada akhirnya, pengaruh seni di kota Firenze menyebar ke seluruh Eropa hingga Eropa Timur.

Tokoh yang banyak dikenal dari masa ini adalah:

Tomassi
Donatello
Leonardo da Vinci
Michaelangelo
Raphael

Art Nouveau

Revolusi Industri di Inggris telah menyebabkan mekanisasi di dalam banyak hal. Barang-barang dibuat dengan sistem produksi massal dengan ketelitian tinggi. Sebagai dampaknya, keahlian tangan seorang seniman tidak lagi begitu dihargai karena telah digantikan kehalusan buatan mesin.

Sebagai jawabannya, seniman beralih ke bentuk-bentuk yang tidak mungkin dicapai oleh produksi massal (atau jika bisa, akan biaya pembuatannya menjadi sangat mahal). Lukisan, karya-karya seni rupa, dan kriya diarahkan kepada kurva-kurva halus yang kebanyakan terinspirasi dari keindahan garis-garis tumbuhan di alam.


Sejarah seni lukis di Indonesia

Seni lukis modern Indonesia dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda di Indonesia. Kecenderungan seni rupa Eropa Barat pada zaman itu ke aliran romantisme membuat banyak pelukis Indonesia ikut mengembangkan aliran ini. Awalnya pelukis Indonesia lebih sebagai penonton atau asisten, sebab pendidikan kesenian merupakan hal mewah yang sulit dicapai penduduk pribumi. Selain karena harga alat lukis modern yang sulit dicapai penduduk biasa.

Raden Saleh Syarif Bustaman adalah salah seorang asisten yang cukup beruntung bisa mempelajari melukis gaya Eropa yang dipraktekkan pelukis Belanda.

Raden Saleh kemudian melanjutkan belajar melukis ke Belanda, sehingga berhasil menjadi seorang pelukis Indonesia yang disegani dan menjadi pelukis istana di beberapa negera Eropa.

Namun seni lukis Indonesia tidak melalui perkembangan yang sama seperti zaman renaisans Eropa, sehingga perkembangannya pun tidak melalui tahapan yang sama.

Era revolusi di Indonesia membuat banyak pelukis Indonesia beralih dari tema-tema romantisme menjadi cenderung ke arah "kerakyatan". Objek yang berhubungan dengan keindahan alam Indonesia dianggap sebagai tema yang mengkhianati bangsa, sebab dianggap menjilat kepada kaum kapitalis yang menjadi musuh ideologi komunisme yang populer pada masa itu. Para pelukis kemudian beralih kepada potret nyata kehidupan masyarakat kelas bawah dan perjuangan menghadapi penjajah.

Selain itu, alat lukis seperti cat dan kanvas yang semakin sulit didapat membuat lukisan Indonesia cenderung ke bentuk-bentuk yang lebih sederhana, sehingga melahirkan abstraksi.

Gerakan Manifesto Kebudayaan yang bertujuan untuk melawan pemaksaan ideologi komunisme membuat pelukis pada masa 1950an lebih memilih membebaskan karya seni mereka dari kepentingan politik tertentu, sehingga era ekspresionisme dimulai. Lukisan tidak lagi dianggap sebagai penyampai pesan dan alat propaganda, namun lebih sebagai sarana ekspresi pembuatnya. Keyakinan tersebut masih dipegang hingga saat ini.

Perjalanan seni lukis kita sejak perintisan R. Saleh sampai awal abad XXI ini, terasa masih terombang-ambing oleh berbagai benturan konsepsi.

Kemapanan seni lukis Indonesia yang belum mencapai tataran keberhasilan sudah diporak-porandakan oleh gagasan modernisme yang membuahkan seni alternatif atau seni kontemporer, dengan munculnya seni konsep (conceptual art): “Installation Art”, dan “Performance Art”, yang pernah menjamur di pelosok kampus perguruan tinggi seni sekitar 1993-1996. Kemudian muncul berbagai alternatif semacam “kolaborasi” sebagai mode 1996/1997. Bersama itu pula seni lukis konvensional dengan berbagai gaya menghiasi galeri-galeri, yang bukan lagi sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat, tetapi merupakan bisnis alternatif investasi.[rujukan?]


Aliran seni lukis



Naturalisme Yaitu suatu bentuk karya seni lukis (seni rupa) dimana seniman berusaha melukiskan segala sesuatu sesuai dengan nature atau alam nyatan, artinya disesuaikan dengan tangkapan mata kita. Supaya lukisan yang dibuat benar – benar mirip atau persis dengan nyata, maka susunan, perbandingan, perspektif, tekstur, pewarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin, setepat –setepanya. di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. Hal ini merupakan pendalaman labih lanjut dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme.

Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker, yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realis terbaik dari gerakan ini. Salahs atu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam.

Daftar Pelukis Naturalisme :

§ Soeboer Doellah

§ William Bliss Baker

§ Raden Saleh

§ Hokusai

§ Affandi

§ Fresco Mural

§ Basuki Abdullah

§ William Hogart

§ Frans Hail

Realisme di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni rupa unruk memperlihatkan kebenaran, bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun. Pembahasan realisme dalam seni rupa bisa pula mengacu kepada gerakan kebudayaan yang bermula di Perancis pada pertengahan abad 19. Namun karya dengan ide realisme sebenarnya sudah ada pada 2400 SM yang ditemukan di kota Lothal, yang sekarang lebih dikenal dengan nama India.

Realisme sebagai gerakan kebudayaan

Realisme menjadi terkenal sebagai gerakan kebudayaan di Perancis sebagai reaksi terhadap paham Romantisme yang telah mapan di pertengahan abad 19. Gerakan ini biasanya berhubungan erat dengan perjuangan sosial, reformasi politik, dan demokrasi.

Realisme kemudian mendominasi dunia seni rupa dan sastra di Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat di sekitar tahun 1840 hingga 1880. Penganut sastra realisme dari Perancis meliputi nama Honoré de Balzac dan Stendhal. Sementara seniman realis yang terkenal adalah Gustave Courbet dan Jean François Millet.

Realisme dalam seni rupa

Perupa realis selalu berusaha menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter, suasana, dilema, dan objek, untuk mencapai tujuan Verisimilitude (sangat hidup). Perupa realis cenderung mengabaikan drama-drama teatrikal, subjek-subjek yang tampil dalam ruang yang terlalu luas, dan bentuk-bentuk klasik lainnya yang telah lebih dahulu populer saat itu.

Dalam pengertian lebih luas, usaha realisme akan selalu terjadi setiap kali perupa berusaha mengamati dan meniru bentuk-bentuk di alam secara akurat. Sebagai contoh, pelukis foto di zaman renaisans, Giotto bisa dikategorikan sebagai perupa dengan karya realis, karena karyanya telah dengan lebih baik meniru penampilan fisik dan volume benda lebih baik daripada yang telah diusahakan sejak zaman Gothic.

Kejujuran dalam menampilkan setiap detail objek terlihat pula dari karya-karya RembrandtBarbizon School memusatkan pengamatan lebih dekat kepada alam, yag kemudian membuka jalan bagi berkembangnya impresionisme. Di Inggris, kelompok Pre-Raphaelite Brotherhood menolak idealisme pengikut Raphael yang kemudian membawa kepada pendekatan yang lebih intens terhadap realisme. yang dikenal sebagai salah satu perupa realis terbaik. Kemudian pada abad 19, sebuah kelompok di Perancis yang dikenal dengan nama

Teknik Trompe l'oeil, adalah teknik seni rupa yang secara ekstrim memperlihatkan usaha perupa untuk menghadirkan konsep realisme.

Daftar pelukis realisme terkenal

· Karl Briullov

· Ford Madox Brown

· Jean Baptiste Siméon Chardin

· Camille Corot

· Gustave Courbet

· Honoré Daumier

· Edgar Degas

· Thomas Eakins

· Nikolai Ge

· Aleksander Gierymski

· William Harnett

· Louis Le Nain

· Édouard Manet

· Jean-François Millet

· Ilya Yefimovich Repin

Pengertian Ekspresionisme yaitu aliran seni lukis yang mengutamakan kebebasan dalam bentuk dan warna untuk mencurahkan emosi atau perasaan.

Ekspressionisme adalah kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. Ekspresionisme bisa ditemukan di dalam karya lukisan, sastra, film, arsitektur, dan musik. Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia.

Pelukis Matthias Grünewald dan El Greco bisa disebut ekspresionis.

Daftar Pelukis Ekspresionisme dari abad 20 yang tergolong adalah:

· Jerman: Heinrich Campendonk, Emil Nolde, Rolf Nesch, Franz Marc, Ernst Barlach, Wilhelm Lehmbruck, Erich Heckel, Karl Schmidt-Rottluff, Ernst Ludwig Kirchner, Max Beckmann, August Macke, Elfriede Lohse-Wächtler, Ludwig Meidner, Paula Modersohn-Becker, Gabriele Münter, dan Max Pechstein.

· Austria: Egon Schiele dan Oskar Kokoschka

· Russia: Wassily Kandinsky dan Alexei Jawlensky

· Netherlands: Charles Eyck, Willem Hofhuizen, Jaap Min, Jan Sluyters, Jan Wiegers dan Hendrik Werkman

· Belgia: Constant Permeke, Gust De Smet, Frits Van den Berghe, James Ensor, Floris Jespers, dan Albert Droesbeke.

· Perancis: Gen Paul dan Chaim Soutine

· Norwegia: Edvard Munch

· Swiss: Carl Eugen Keel

· Indonesia: Affandi

kubisme adalah sebuah gerakan modern seni rupa pada awal abad ke-20 yang dipelopori oleh Picasso dan Braque. Prinsip-prinsip dasar yang umum pada kubisme yaitu menggambarkan bentuk objek dengan cara memotong, distorsi, overlap, penyederhanaan, transparansi, deformasi, menyusun dan aneka tampak. Gerakan ini dimulai pada media lukisan dan patung melalui pendekatannya masing-masing

pada kubisme, bentuk –bentuk karyanya menggunakan bentuk –bentuk geometri (segitiga, segiempat, kerucut, kubus, lingkaran dan sebagainya) seniman kubisme sering menggunakan teknik kolase, misalnya menempelkan potongan kertas surat kabar, gambar –gambar poster dan lain- lain.

Kubisme sebagai pencetus gaya nonimitative muncul setelah Picasso dan Braque menggali sekaligus terpengaruh bentuk kesenian primitif, seperti patung suku bangsa Liberia, ukiran timbul (basrelief) bangsa Mesir, dan topeng-topeng suku Afrika. Juga pengaruh lukisan Paul Cezanne, terutama karya still life dan pemandangan, yang mengenalkan bentuk geometri baru dengan mematahkan perspektif zaman Renaisans. Ini membekas pada keduanya sehingga meneteskan aliran baru.

Istilah "Kubis" itu sendiri, tercetus berkat pengamatan beberapa kritikus. Louis Vauxelles (kritikus Prancis) setelah melihat sebuah karya Braque di Salon des Independants, berkomenmtar bahwa karya Braque sebagai reduces everything to little cubes (menempatkan segala sesuatunya pada bentuk kubus-kubus kecil. Gil Blas menyebutkan lukisan Braque sebagai bizzarries cubiques (kubus ajaib). Sementara itu, Henri Matisse menyebutnya sebagai susunan petits cubes (kubus kecil). Maka untuk selanjutnya dipakai istilah Kubisme untuk memberi ciri dari aliran seperti karya-karya tersebut.

Perkembangan awal

Dalam tahap perkembangan awal, Kubisme mengalami fase Analitis yang dilanjutkan pada fase Sintetis. Pada 1908-1909 Kubisme segera mengarah lebih kompleks dalam corak yang kemudian lebih sistematis berkisar antara tahun 1910-1912. Fase awal ini sering diberi istilah Kubisme Analitis karena objek lukisan harus dianalisis. Semua elemen lukisan harus dipecah-pecah terdiri atas faset-fasetnya atau dalam bentuk kubus.

Objek lukisan kadang-kadang setengah tampak digambar dari depan persis, sedangkan setengahnya lagi dilihat dari belakang atau samping. Wajah manusia atau kepala binatang yang diekspos sedemikian rupa, sepintas terlihat dari samping dengan mata yang seharusnya tampak dari depan.

Pada fase Kubisme Analitis ini, para perupa sebenarnya telah membuat pernyataan dimensi keempat dalam lukisan, yaitu ruang dan waktu karena pola perspektif lama telah ditinggalkan.

Bila pada pereiode analitis Braque maupun Picasso masih terbelenggu dalam kreativitas yang terbatas, berbeda pada fase Kubisme Sintetis. Kaum Kubis tidak lagi terpaku pada tiga warna pokok dalam goresan-goresannya. Tema karya-karya mereka pun lebih variatif. Dengan keberanian meninggalkan sudut pandang yang menjadi ciri khasnya untuk beranjak ke tingkat inovatif berikutnya.

Perkembangan karya kaum Kubis selanjutnya adalah dengan perhatian mereka terhadap realitas. Dengan memasukkan guntingan-guntingan kata atau kalimat yang diambil dari suratpaper colle. kabar kemudian direkatkan pada kanvas sehingga membentuk satu komposisi geometris. Eksperimen tempelan seperti ini lazim disebut teknik kolase atau

Daftar Pelukis Kubisme :

Paul Cezane
Pablo Picasso
George Braque
Metzinger
Albert Glazez
But Mochtar
Moctar Apin
Fajar Sidik
Andre Derain
Fauvisme adalah suatu aliran dalam seni lukis yang berumur cukup pendek menjelang dimulainya era seni rupa modern. Nama fauvisme berasal dari kata sindiran "fauve" (binatang liar) oleh Louis Vauxcelles saat mengomentari pameran Salon d'Automne dalam artikelnya untuk suplemen Gil Blas edisi 17 Oktober 1905, halaman 2.

Kepopuleran aliran ini dimulai dari Le Havre, Paris, hingga Bordeaux. Kematangan konsepnya dicapai pada tahun 1906.

Fauvisme adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak dilukis. Tidak seperti karya impresionisme, pelukis fauvis berpendapat bahwa harmoni warna yang tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut.

Konsep dasar fauvisme bisa terlacak pertama kali pada 1888 dari komentar Paul GauguinPaul Sérusier: kepada

"How do you see these trees? They are yellow. So, put in yellow; this shadow, rather blue, paint it with pure ultramarine; these red leaves? Put in vermilion."

"Bagaimana kau menginterpretasikan pepohonan itu? Kuning, karena itu tambahkan kuning. Lalu bayangannya terlihat agak biru, karena itu tambahkan ultramarine. Daun yang kemerahan? Tambahkan saja vermillion."

Segala hal yang berhubungan dengan pengamatan secara objektif dan realistis, seperti yang terjadi dalam lukisan naturalis, digantikan oleh pemahaman secara emosional dan imajinatif. Sebagai hasilnya warna dan konsep ruang akan terasa bernuansa puitis. Warna-warna yang dipakai jelas tidak lagi disesuaikan dengan warna di lapangan, tetapi mengikuti keinginan pribadi pelukis.

Penggunaan garis dalam fauvisme disederhanakan sehingga pemirsa lukisan bisa mendeteksi keberadaan garis yang jelas dan kuat. Akibatnya bentuk benda mudah dikenali tanpa harus mempertimbangkan banyak detail.

Pelukis fauvis menyerukan pemberontakan terhadap kemapanan seni lukis yang telah lama terbantu oleh objektivitas ilmu pengetahuan seperti yang terjadi dalam aliran impresionisme, meskipun ilmu-ilmu dari pelukis terdahulu yang mereka tentang tetap dipakai sebagai dasar dalam melukis. Hal ini terutama terjadi pada masa awal populernya aliran ini pada periode 1904 hingga 1907.

Pengaruh

Pengaruh awal dari aliran ini mungkin sekali didapat dari rintisan yang dimulai oleh karya-karya Paul Cezanne, Gustave Moreau, Paul Gauguin, maupun Vincent van Gogh. Meskipun pelukis tersebut tidak melibatkan diri kepada gerakan fauvisme dan berbeda era dengan dimulainya aliran ini, namun karyanya menjadi acuan bagi pelukis muda yang nantinya akan menjadi pelukis fauvis.

Meskipun hanya berumur pendek, aliran fauvisme menjadi tonggak konsep seni rupa modern berikutnya.

Kamis, 02 April 2015

Media Menggambar Ekspresif

Media Menggambar Ekspresif

 Media Menggambar Ekspresif Media yang digunakan untuk menggambar ekspresif sangat beragam, misalnya kertas HVS, kertas gambar, dan kanvas. Alat yang digunakan untuk menggambar pun ada yang menggunakan pensil, cat air, cat minyak, kuas, dan palet.
a. Kanvas
Kanvas adalah media yang terbuat dari kain yang dibentangkan pada bingkai kayu (spanram) yang dilaburi atau ditutup dengan campuran bahan tertentu biasanya singwit dan lem kayu dicampur dengan air. Kanvas tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis. Saat ini bahan kanvas banyak digunakan untuk membuat benda yang digunakan sehari-hari seperti tas dan sepatu. Tas dan sepatu tersebut diberi gambar agar terlihat lebih indah.

b. Pensil Warna
Pensil warna bentuknya hampir mirip dengan pensil hitam, hanya isinya berwarna. Pensil warna memiliki karakter keras dibandingkan dengan pastel dan krayon. Ada juga pensil warna yang bersifat aquarel. Pensil warna merupakan media yang paling baik digunakan untuk belajar mewarnai. Dengan media ini kita dapat menghasilkan garis yang lembut dan tipis atau lebar dan kuat.

c. Cat Air
Cat air (water colour) mempunyai karakter transparan (tembus pandang). Warna yang dipulaskan terlebih dahulu tidak dapat ditutup dengan warna lain di atasnya karena akan bercampur. Cat air digunakan dengan teknik aquarel.

d. Pastel
Pastel terbuat dari sejenis kapur yang mengandung minyak dan pewarna serta memiliki sifat yang lembut (soft). Warna yang dihasilkan lebih terang dan ekspresif, penggunaannya bisa dicampur antara warna yang satu dan warna yang lain secara berulang-ulang.

e. Cat Akrilik
Cat akrilik merupakan cat yang bahan pencampurnya air. Cat akrilik berbeda dengan cat lainnya yang bahan pencampurnya air karena cat ini cepat kering dan tidak akan luntur jika terkena air.

f. Palet dan Kuas
Palet merupakan alat yang digunakan untuk mencampur cat. Bentuk palet bervariasi dan biasanya terbuat dari plastik atau papan. Kuas merupakan alat untuk melukis. Ada kuas yang berbentuk runcing dan ada pula yang rata. Pemilihan kuas disesuaikan dengan karakter gambar. Hal sangat diperlukan untuk keberhasilan melukis.

Cara Menggambar Ekspresif
Teknik yang digunakan dalam menggambar ekspresif pada dasarnya sama dengan teknik menggambar lain. Perbedannya terletak pada cara menangkap objek dan cara mengolahnya yang lebih bebas dalam aturan dan kaidah menggambar. Berikut ini hal-hal yang berhubungan dengan menggambar ekspresif.

a. Media
Media menggambar ekspresif tidak terbatas pada kanvas saja. Media lain
seperti sepatu kanvas, tas kanvas, karton, kertas diamond, kertas linen, kertas
khusus cat air, kertas dupleks, kertas daluang, tripleks, hardboard dan bidang datar
lainnya pun bisa digunakan.

b. Objek
Objek gambar ekspresif bisa apa saja, mulai dari alam benda, pemandangan
alam, manusia, lingkungan pasar, perkotaan sampai peristiwa-peristiwa khayalan dan imajinasi.

c. Teknik
Teknik menggambar ekspresif adalah dengan menafsirkan bentuk objek menjadi bentuk yang kamu inginkan atau dengan kata lain unsur emosional sangat berperan penting. Beberapa teknik menggambar ekspresif adalah sebagai berikut.
1) Menekankan spontanitas, maksudnya adalah dalam menggambar pelukis harus bisa
    menangkap suasana secara spontan dengan cara membuat garis besarnya, kemudian
    secara bertahap diselesaikan atau disempurnakan.
2) Berekspresilah dengan warna dan garis secara bebas tanpa harus sesuai dengan warna dan \
    bentuk benda aslinya.
3) Tuangkan emosi sesuai dengan keadaan hati. Emosi bisa dikendalikan jika kita sering
    membuat gambar ekspresi.
4) Merekam suasana, artinya setiap kejadian yang kamu lihat atau ketika berkhayal dapat
    dituangkan ke dalam gambar secara ekspresif sehingga perwujudan gambar menjadi lebih
    dinamis dan tidak monoton atau dilebihlebihkan.

Rabu, 18 Maret 2015

Nama Allah SWT (Asma ul Husna)

 Nama Allah SWT (Asma ul Husna)


“ Sesungguhnya hati itu berkarat sebagaimana besi berkarat. Cara membersihkannya adalah dengan mengingat Allah [dzikrullah] ”

“ Qalbu berkarat karena dua hal yaitu lalai dan dosa. Dan pembersihnyapun dengan dua hal yaitu istighfar dan dzikrullah” [HR.Ibnu Ab’id dun ya Al-Baihaqi]

Firman Allah SWT:

“[yaitu] Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan dzikir hati menjadi tentram.” [Ar-Ra’d : 28]

“ Karena itu ingatlah kepadaKu, niscaya Aku akan ingat kepadamu.. [Al-Baqarah : 152] “Maka apabila kamu telah selesai shalat, ingatlah Allah di waktu berdiri,duduk dan di kala berbaring.”[An-Nisa:103]

“Katakanlah olehmu,” Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kalian seru, Dia mempunyai Al-Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik).. [Al-Isra : 110]

 “Katakanlah olehmu,” Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kalian seru, Dia mempunyai Al-Asmaul Husna (nama-nama yang terbaik). [Al-Isra : 110]

"Allah mempunyai asmaul husna, maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan". [Al-Araf : 180]

Berikut ini adalah 99 nama Allah SWT beserta artinya :

1. Ar-Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
2. Ar-Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi
3. Al-Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
4. Al-Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
5. Al-Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera
6. Al-Mu'min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
7. Al-Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas
8. Al-Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuasa
9. Al-Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
10. Al-Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala kebesaranNya
11. Al-Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
12. Al-Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan
13. Al-Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
14. Al-Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
15. Al-Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa
16. Al-Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah
17. Al-Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
18. Al-Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
19. Al-'Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
20. Al-Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang
21. Al-Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
22. Al-Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
23. Ar-Rafi' (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi
24. Al-Mu'izz (Al Mu'izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
25. Al-Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
26. As-Sami' (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
27. Al-Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
28. Al-Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili
29. Al-'Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
30. Al-Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus
31. Al-Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui
32. Al-Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
33. Al-'Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
34. Al-Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
35. Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur
36. Al-'Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
37. Al-Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
38. Al-Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara
39. Al-Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga
40. Al-Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
41. Al-Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
42. Al-Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah
43. Ar-Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada
44. Al-Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
45. Al-Wasi' (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
46. Al-Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
47. Al-Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang
48. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
49. Al-Ba'ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
50. Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
51. Al-Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
52. Al-Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir
53. Al-Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
54. Al-Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh
55. Al-Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
56. Al-Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
57. Al-Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
58. Al-Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
59. Al-Mu'id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
60. Al-Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
61. Al-Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
62. Al-Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup
63. Al-Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
64. Al-Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
65. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
66. Al-Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
67. Al-Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
68. As-Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
69. Al-Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
70. Al-Muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa
71. Al-Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera
72. Al-Mu'akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh
73. Al-Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
74. Al-Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
75. Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
76. Al-Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin
77. Al-Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
78. Al-Muta'ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
79. Al-Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan
80. At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
81. Al-Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
82. Al-'Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
83. Ar-Ra'uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
84. Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
85. Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan
86. Al-Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama
87. Al-Jami' (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul
88. Al-Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
89. Al-Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
90. Al-Mani' (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah
91. Al-Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
92. Al-Nafi' (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
93. Al-Nur (Al Nur) Artinya Cahaya
94. Al-Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
95. Al-Badi' (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
96. Al-Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
97. Al-Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
98. Ar-Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
99. As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar

Sabtu, 14 Maret 2015

PELUKIS TERKENAL DUNIA

 PELUKIS TERKENAL DI DUNIA

1. MICHELANGELO (1475 - 1564) Italia


"Tak pelak lagi, tokoh terdepan dalam seni visual dalam sejarah adalah budayawan besar masa 'Renaissance', Michelangelo. Bukan kepalang briliannya selaku pelukis, pemahat dan arsitek, meninggalkan hasil karya yang mempesona tiap orang yang melihatnya selama lebih dari empat abad. Karyanya secara mendalam mempengaruhi perkembangan seni lukis dan pahat Eropa sesudahnya", demikian ulasan penulis Michael H. Hart dalam bukunya ' Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah'


Lahir di Caprese, Italia. Karya karyanya amat mempesona dan sangat berpengaruh, Fresko besar yang menghiasi dinding atas gereja Sistine di Roma merupakan kreasi terbesar sepanjang jaman. Patung "Daud" dam "Musa"nya - misalnya - dan "Pieta" yang mashur merupakan hasil karya seni yang tak terlampaui. Karya arsitek terbesarnya adalah gereja Medici di Florence dan juga jadi kepala arsitek gereja St. Peter di Roma. Sepanjang hidupnya Michelangelo banyak membikin sajak, sekitar 300 sajak di temukan. Sajak sajaknya mencerminkan corak kepribadiannya, hingga akhir hidupnya tidak menikah.




2. LEONARDO DA VINCI  (1452 - 1519) Italia


"Mona Lisa" nilai tertanggung asuransi 1962 US $ 100 juta, dengan inflasi di tahun 2006 menjadi US $ 670 juta (Rp 7,3 triliun)


Lukisan karya Leonardo da Vinci yang berjudul “Mona Lisa” adalah lukisan yang menjadi ikon seni di dunia dan ini terdaftar pada Guinnes Book of Records  sebagai lukisan yang memiliki nilai tertanggung asuransi tertinggi. Pada tanggal 14 Desember 1962, sebelum acara pameran di Amerika Serikat, nilai asuransi lukisan Mona Lisa sebesar US $ 100 juta, bila diperhitungkan dengan inflasi, maka nilai asuransi di tahun 2006 akan sesuai dengan US $ 670 juta ( Rp 7,3 triliun dengan kurs dollar terhadap rupiah Rp 11.000). Fakta diakui bahwa karya seni lukis ini paling mahal.



   Leonardo dikenal dengan lukisannya '' Last Supper" dan "Monalisa" yang tak ternilai harganya.     Mungkin dialah manusia genius yang paling brilian yang pernah hidup di planit bumi ini. Tokoh berasal dari Itali ini adalah seniman kelas tinggi dan termasyur karena bakat dan reputasinya, tidak saja ahli melukis, dia adalah seorang Arsitek, Sastrawan, Musisi dan Pematung. Dalam buku catatannya banyak sketsa penemuan penemuan modern, misalnya masalah pesawat terbang dan kapal selam, namun banyak ide idenya tidak dapat dilaksanakan.  Karya karya lukisan artistiknya tidak sampai dua puluh lima jumlah yang masih tertinggal.


Leonardo merupakan anak dari Ser Piero Da Vinci dan Caterina. Ia memiliki nama lengkap Leonardo di Ser Piero da Vinci yang berarti Leonardo putra Ser Piero dari kota Vinci.

Pada tahun 1481 Leonardo pindah ke Milan untuk bekerja dengan Adipati (Duke) di sana. Hasil karyanya selama di Milan yang paling termashur adalah Kuda Sforza yang dikerjakannya selama kurang lebih 11 tahun. Namun di situ ia tidak hanya melukis dan membuat patung saja, melainkan juga mengubah jalan-jalan sungai dan membangun kanal-kanal, serta menghibur Duke dengan memainkan lut dan bernyanyi. Lalu ia bekerja untuk Raja Louis XII dari Perancis di Milan dan untuk Paus Leo X di Roma. Sementara itu ia membantu Raphael dan Michaelangelo dalam merancang katedral Santo Petrus.

Maha karyanya, "The Last Supper" (Jamuan Terakhir) pada tahun 1495 sampai tahun 1497 yang dilukis pada dinding biara Santa Maria di Milan, kini telah rusak akibat dimakan waktu. Lukisan terkenal lainnya adalah Mona Lisa yang kini terdapat di musium Louvre Paris. Sebuah spekulasi yang beredar tentang siapa sesungguhnya Mona Lisa antara lain ada yang menyatakan bahwa citra perempuan tersebut merupakan hasil rekaan wajah Da Vinci sendiri. Spekulasi yang lain menyatakan bahwa perempuan tersebut memang pernah ada, seorang istri pedagang.

Leonardo da Vinci wafat di Clos Lucé, Perancis pada tanggal 2 Mei 1519, dan dimakamkan di Kapel St. Hubert di kastel Amboise, Perancis.

Sumber : Wkipedia.com, Michael H Hart



  3. REMBRANDT VAN RIJN (1606 - 1669) 
     Belanda


"Potrait of a Man" US $ 45,7 juta / Rp 502 milyar

London - Lukisan seniman Belanda, Rembrandt, yang tak pernah diperlihatkan publik, laku dalam pelelangan di London seharga US$45,7 juta yang memecahkan rekor termahal.

 "Lukisan itu bertajuk Portrait of a man, half-length, with his arms akimbo dan dibuat Rembrandt pada 1658. Ini merupakan harga tertinggi untuk sebuah lukisan karyanya," demikian pernyataan rumah lelang Christie's, seperti dilansir Reuters, Rabu September 2012.. Karya Rembrandt adalah bintang lukisan di rumah lelang Christie's, senantiasa diminati para kolektor kaya raya manca negara.
Lukisan Rembrandt van Rijn lainnya yang berjudul "Penjaga Malam" dibuat tahun 1642 dan sangat terkenal. Lukisan setinggi 12 kaki dan panjang 14 kaki. Lukisan itu mengenai Penjaga Malam sekelompok penduduk kota Amsterdam yang digambarkan sebagai para pengawal Kapten Frans Banning Cocq.

Rembrandt Harmenszoon van Rijn lahir di Leiden, Belanda pada hari Sabtu, 15 Juli 1606. Rembrandt adalah seorang pelukis warga negara Belanda dan dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Belanda bahkan Éropa. Kontribusinya dalam seni berada dalam masa kejayaan Golden Dutch Golden Age.

Pada usia 14 tahun Rembrandt mendaftarkan diri pada universitas Leiden, namun ia  putus kuliah pada tahun yang sama dan magang di studio Jacob van Swanenburgh. Pada usia 17 ia pergi ke Amsterdam dan belajar bersama pelukis sejarah Pieter Lastman. Rembrandt menciptakan lebih dari 600 lukisan, dengan kira-kira 60 buah diantaranya adalah lukisan potret.

Meskipun sukses sebagai seorang seniman, guru, dan pedagang karya seni, gaya hidupnya yang terlalu mewah memaksa dia untuk menyatakan diri bangkrut pada tahun 1656. Namun, produksi lukisan-lukisannya tidak menjadi surut, dan ia tetap terus berkarya.



4. PAUL CEZANNE (1839 - 1906) Perancis


“Still Life with Jug and drapery” US $ 60,205 jt / Rp 662 milya


Lukisan Paul Cezanne yang berjudul "Still Life with Jug and Drapery" laku terjual US $ 60,205 juta pada bulan Mei 1999. Itu salah satu karya dari beberapa karya Paul Cezanne yang memiliki nilai tertinggi. Namun lukisannya yang memiliki harga tertinggi dan sangat fantastis yang berjudul "The Card Player" yang ditampilkan diatas pada halaman ini, terjual terakhir sekitar US $ 260 juta  / Rp 2,86 triliun. Lukisan karya Paul Cezanne ini merupakan lukisan termahal yang pernah dijual, yaitu sekitar 260 juta dollar pada April 2011. Pembeli lukisan ini adalah Royal Family of Qatar.

Paul Cézanne lahir di Aix-en-Provence, salah satu bagian dari daerah selatan Perancis pada 19 Januari 1839 dan meninggal 22 Oktober 1906 di wilayah kelahirannya pada usia 67 tahun. Masa 1859 hingga 1861 dihabiskan Cézanne untuk mendalami bidang hukum di Aixm. Namun bidang hukum ditinggalkannya, kemudian pindah ke Paris untuk mengembangkan dunia seni lukis.

Cézanne jarang sekali memamerkan karyanya, karena terus menerus di tolak oleh kurator Paris Salon dan kemudian Cezanne terus bekerja dalam keterasingan di Provençe, jauh dari Paris. Walaupun demikian dia tetap sering melukis.

Cezanne adalah pelukis Perancis yang hidup pada masa Post Impresionisme. Karyanya merupakan peralihan dari konsep seni abad 19 menuju kebebasan mutlak seni pada abad 20. Jiwanya yg inovatif dan selalu melakukan perubahan tercermin pada karyanya, pemberontakan terhadap paham impresionisme yang saat itu sedang populer. Hal ini menjadi inspirasi seniman pembaharu seperti gaya kubisme Picasso, meskipun gaya Cezanne sendiri belum bisa disebut kubisme. Karyanya juga menginspirasi seniman fauvisme. Bagi kalangan seni modern pada abad 20, Cézanne adalah bapak konsep kesenian modern. Pablo Picasso memanggilnya "Bapak bagi kita semua".

Pada 1906, Cézanne jatuh pingsan saat membuat lukisan di luar ruangan dalam keadaan badai. Seminggu kemudian, pada 22 Oktober, ia meninggal akibat pneumonia.


5. CLAUDE MONET (1840 - 1926) Perancis



"Le Bassin aux Nympheas" US $ 80,5 juta / Rp 885,5 milyar

Lukisan Claude Monet Le Bassin aux Nympheas terjual dengan harga US $ 80,5 juta atau sekitar Rp 885,5 miliar dalam lelang di London, Inggris. Ini sekaligus memecahkan rekor lukisan termahal oleh pelukis yang sama.

Claude Oscar Monet lahir 14 November 1840 di Paris, Perancis, Wafat5 Desember 1926 (umur 86) di Giverny, Perancis. Pelukis warga negara Perancis ini penganut aliran impresionisme.

Awal April 1851 Monet memasuki sekolah Le Havre. Ia segera terkenal dengan karikatur-karikatur carchoalnya. Pada Juni 1861 Monet bergabung dengan pasukan Resimen I Kavaleri Ringan Afrika di Aljazair selama dua tahun dari tujuh tahun masa wajib militer.
Masa wajig militer telah di jalani, kemudian Claude Monet kembali ke dunia lukisan, yakni bergabung dengan studio Charles Gleyre di Paris, dan kemudian bertemu Pierre-Auguste Renoir, Frederic Bazille, dan Alfred Sisley. Kemudian mereka bersama mengembangkan teknik baru dalam seni rupa dengan melukis berdasarkan efek-efek pantulan cahaya yang ditangkap mata, konsep dasar awal dari aliran Impresionisme yang kita kenal.

Banyak karya terbaik Monet dihasilkan pada saat tinggal di Argenteuil, desa di Seine di dekat Paris antara tahun 1871 hingga 1878.



6. PIERRE AGUSTE RENOIR (1841 - 1919)
    Perancis


"Bal Au Muolin de la Gallet" US $ 135 jt / Rp 1,48 triliun


Merupakan karya seni yang dibuat oleh seniman asal perancis bernama Pierre-Auguste Renoir pada tahun 1876.Lukisan seni ini pada awalnya dijual pada harga US$78,1 juta. Lukisan seni ini juga memiliki nama lain yaitu Dance at Le moulin de la Galette.Lukisan ini menggambarkan kebiasaan warga paris pada abad ke-19 yang akan menghabiskan waktu berdansa, minum, dan memakan makanan khas perancis bernama gallete di sore hari.Lukisan ini merupakan karya lukisan termahal di dunia ke-5.
Ini adalah salah satu karya terbaik dunia yang menampilkan sebuah tarian di Galette Moulin de la Le. Pada abad ke-19 para pekerja Paris berpakaian dan menghabiskan waktu sambil menari, minum dan makan galettes di malam hari. Lukisan ini terjual seharga USD 135.100.000.
Pierre Auguste Renoir lahir di kota Limoges, Haute-Vienne, France pada 25 Februari 1841. Pada usia remaja dia telah bekerja sebagai pelukis bunga-bunga di piring porselen.

Pada tahun 1862, belajar melukis secara profesional ke Atelier Gallery, dan bergabung dengan pelukis-pelukis Claude Monet, Camille Pissarro, dan Paul Cezanne. Dia pun dianggap sebagai pelopor aliran impresionis.



Menjelang usia 60 tahun Renoir menderita lumpuh karena serangan radang sendi, sehingga tak bisa menggerakkan tangannya secara kuat dan bebas. Dalam kondisi seperti itu dia terus melukis, dengan gerakan lengan yg serba terbatas, dia terus menyesuaikan sentuhan-sentuhan kuas dengan gaya lukisan yang lebih bebas. Sebelum wafatnya pada 3 Desember 1919, Renoir berhasil menyelesaikan lukisan terakhirnya, “The Nymps”.




7. VINCENT VAN GOGH (1853 - 1890) Belanda




"Potrait of  Dr. Gachet"  US $ 142,7 juta /  Rp 1,56 triliun

Beberapa lukisan Vincent Willem Van Gogh berharga ratusan milyar rupiah bahkan mencapai triliunan rupiah. Seperti lukisannya yang berjudul "Portrait of Dr. Gachet" yang dibuat tahun 1889 dengan media oil on canvas berukuran 95 cm X 125 cm dilelang mencapai US $ 142,7 juta, sekitar Rp 1,56  triliun. Lukisan ini berisi gambar seorang dokter bernama Dr. Paul Gachet yang merawat pelukis yaitu Vincent van Gogh pada akhir masa hidupnya...


Karya Vincent Van Gogh lainnya yang berjudul “Wheatfield with Cypresses,” 1916 telah terjual pada tahun 1993 seharga US $ 57.0 juta.
Vincent Willem van Gogh (ucapan Belanda: [vɪnˈsɛnt vɑnˈxɔx] ) lahir 30 Maret 1853 di Zundert, Belanda, kemudian wafat 29 Juli 1890 di Auvers-sur-Oise, Perancis dan tetap kewarganegaraan Belanda.
Van Gogh pernah bekerja pada sebuah perusahaan penjual karya seni, sebagai guru, dan sebagai misionaris di wilayah pertambangan yang sangat miskin. Ia baru menjadi seniman pada tahun 1880. Mulanya karya-karyanya menggunakan warna-warna yang suram. Ketika dia tinggal di Aries Paris terpengaruh oleh gaya impresionisme dan post impresionisme, warna-warna lukisammya lebih cerah dan gaya lukisannya unik dan mudah dikenali. Termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia. Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa.

Vincent van Gogh didiagnosa menderita epilepsi yang cukup parah, pernah memotong telinganya sendiri. Menghabiskan sisa hidupnya di R.S. Jiwa Saint-Paul-de-Mausole di Saint-Rémy-de-Provence, Perancis. Di rumah sakit jiwa dia tetap melukis.

Ada perbedaan pendapat mengenai meninggalnya. Sebagian mengatakan bunuh diri dengan pistol sebagian lagi karena tertembak oleh anak yang sedang memainkan pistol. Demi mengamankan anak tersebut, Vincent mengatakan dia menembak dirinya sendiri




8. GUSTAV KLIMT (1862 - 1918) Austria





"Adele Bloch-Bauer" US $ 148,7 juta / Rp 1,63 triliun

Lukisan karya Gustav Klimt yang berjudul "Adele Bloch-Bauer" laku terjual pada bulan Juni 2006 seharga US $ 148,7 juta kepada Ronald Lauder untuk dipajang di Neue Galerie mililiknya di New York City.

Karya Gustav Klimt lainnya “Portrait of Adele Bloch-Bauer II” 1912 terjual 8 November 2006 mencapai US $ 87,936 juta.
Lukisan yang berjudul "Adele Bloch Bauer" diselesaikan pada 1907 berukuran 138 X 138 cm terbuat dari minyak dan emas pada kanvas, yang menunjukan ornamentasi yang rumit dan kompleks dalam gaya Jugendstil. Lukisan tersebut dibuat di Wina atas pesanan seorang pengusaha Ferdinand Bloch-Bauer dengan model dalam lukisan tersebut adalah isterinya, Adele Bloch-Bauer. Di akhir hidupnya, Adele meminta pada suaminya menyumbangkan lukisan Klimt ke Galeri Negara Austria pada tahun 1925. Lukisan ini sempat disita oleh Nazi dan sempat pula menjadi polemik kepemilikan yg sah atas lukisan tersebut.

Gustav Klimt adalah seorang pelukis Austria beraliran simbolisme, lahir 14 Juli 1862 kemudian wafat 6 Pebruari 1918, Ia adalah anggota aktif dan paling terkenal dari gerakan Art Nouveau Wina (Vienna Secession). Sebagian besar karyanya dipajang di Vienna Secession Gallery. Karya-karya besarnya termasuk lukisan, mural, sketsa, dan obyek-obyek seni lainnya. Subyek utama Klimt adalah wanita, dan karya-karyanya menunjukan erotisme dan kecantikan. Gambar-gambarnya dengan pensil, yang berjumlah sangat banyak, dianggap sebagai peninggalan terbaiknya.



9. EDVARD  MUNCH (1863 - 1944) Norwegia



"The Scream" US $ 119,9 jt / Rp 1,31 triliun

"The Scream" sebuah lukisan karya pelukis ekspresionis Norwegia, Edvard Munch, dilelang di Sotheby, New York, Mei 2012 dengan harga US $ 119,9 juta, sekitar Rp 1,31 triliun. Kisah seorang yang ketakutan menjerit dengan latar belakang cakrawala yang berwarna merah darah dan dataran biru gelap kehitaman dalam lukisan Edvard Munch berjudul "The Scream" 1893, Galeri Nasional, Oslo.

Edvard Munch lahir 12 Desember 1863 – meninggal 23 Januari 1944  adalah pelukis aliran ekspresionisme berkebangsaan Norwegia. Gambarannya terhadap kesengsaraan atau penderitaan sangat memengaruhi perkembangan ekspresionisme di Jerman pada permulaan abad 20.

Sebagaimana halnya dengan banyak karya lainnya, Munch juga melukis beberapa versi untuk lukisan berjudul The Scream. Salah satu dicuri pada tahun 1994 dan lainnya pada tahun 2004. Kedua lukisan yang dicuri ini akhirnya dapat ditemukan kembali.
The Scream(1893) awalnya disebut Despair, lukisan paling terkenal Munch, dianggap sebagai ikon penggambaran penderitaan dan merupakan salah satu bagian dari seri yang disebut The Frieze of Life, di mana Munch mengeksplorasi tema kehidupan, cinta, takut, kematian, dan kesedihan.  Diduga Munch sedang mengalami depresi berat saat mengerjakan lukisan ini seperti dituliskannya dalam catatan hariannya mengenai latar belakang pembuatan The Scream.
"I was walking along the road with two friends. The sun was setting. I felt a breath of melancholy – Suddenly the sky turned blood-red. I stopped, and leaned against the railing, deathly tired – Looking out across the flaming clouds that hung like blood and a sword over the blue-black fjord and town. My friends walked on – I stood there, trembling with fear. And I sensed a great, infinite scream pass through nature." (Munch, 1892).

Ibunya meninggal karena tuberkulosis waktu ia masih berusia 5 tahun, lalu ia kehilangan saudara perempuannya saat berumur 14 tahun. Ketika ia berumur 25 tahun, ayahnya meninggal dunia. Tidak lama setelah itu, saudara perempuan satu-satunya, Laura, mengalami depresi berat dan masuk rumah sakit jiwa. Bagi Munch, hidupnya dikelilingi dengan tanda-tanda kematian. Mungkin latar belakang yang demikian menjadi salah satu alasan mengapa Munch melihat seni sebagai sebuah pengalaman pribadi. Seni menjadi medium untuk menjelaskan tentang hidup dan maknanya bagi dirinya sendiri. Dan mungkin latar belakang itu pula yang membuatnya memilih gaya ekspresionis dalam melukis.
Sumber : id.wikipedia.org. Ev. Maya Sianturi, bulettinpilar.com



 10. PABLO PICASSO (1881 - 1973) Spanyol



"Nude, Green Leaves and Bus" US $ 106,5 jt / Rp 1,17 triliun


Karyanya yang berjudul "Nude, Green Leaves and Bus" terjual dengan harga US $ 106,5 juta (sekitar Rp 1,17 triliun) di acara lelang di Christie New York.

Lukisan berjudul “Boy with a Pipe” di 1904 terjual 4 May 2004 seharga US $ 104.1 juta. Lukisan judul “Dora Maar with Cat” di 1941 telah terjual 3 May 2006 seharga US $ 95.2 juta. Lukisan “Woman with arms crossed,” tahun 1901-1902 telah terjual 18 November  2000  seharga US $ 55.0 juta.

Pablo Ruiz Y Picasso dilahirkan tahun 1881 di kota Malaga, Spanyol. Tahun 1904 menetap di Paris.
Picasso berkata mengenai cara dia melukis, "Bila kamu melukis cangkir, akan kutunjukan padamu bahwa bentuknya bundar; tapi itu sesuatu irama umum dan konstruksi lukisan memaksa aku menunjukan bahwa yang namanya bundar itu sebagai sesuatu yang persegi"
Gaya seni Picasso dikagumi karena imajinasinya, vitalitasnya dan kepercayaannya terhadap dunia luar. Dia merupakan tokoh utama dalam seni modern dan tokoh central dalam perkembangan "Kubisme" dan dia juga ternama karena kebrilianan otak serta kemampuan tekniknya. Sepanjang usianya dia sudah mencipta lebih dari 20.000 hasil seni yang mencengangkan. Mungkin tak ada pelukis dalam sejarah yang sanggup melakukan karya dengan kualitas begitu tinggi dengan banyak cara dan gaya. Karyanya selalu mencapai harga tinggi, karena itu dia menjadi orang yg amat kaya raya.



11. SALVADOR DALI (1904 - 1989) Spanyol 


Dali, Klimt Paintings Fail to Sell at US $124.7 (Rp 1,3 triliun)
High-value paintings by  Gustav Klimt "Lakeshore with Birches" 1901  - and Salvador Dal failed - 'Oasis' 1946 to sell at US $124.7 million auction in London  tonight as wealthy buyers of Impressionist and modern art balked at over-ambitious estimates. (Bloomberg.com by Scott Reyburn Feb 8, 2012 2:12 PM)
Salvador Domingo Felipe Jacinto Dalí i Domènech lahir di Fiqueres, Spanyol, 11 Mei 1904. dan hingga wafat 23 Januari 1989 di Spanyol. Menimba ilmu di Real Academia de Bellas Artes de San Fernando, Madrid. Selain ke ahliannya melukis, Dali juga pandai menggambar, fotographi, seni patung, menulis dan film. Aliran lukisannya lebih terkenal dengan Surealisme walaupun kadang dia melukis bergaya kubisme atau Dadaisme.

Dali seorang artis dengan talenta dan imaginasi yang tinggi. Dia mengakui bahwa dia sangat menyukai melakukan hal yang tidak biasa, karena itupula dengan sifat keteaterannya yang eksentrik kadang mempengaruhi karya lukisnya yang banyak menarik perhatian publik.

Lukisan paling terkenal oleh Salvador Dali, The Persistence of Memory dibuat pada tahun 1931 dan sekarang dipajang di Museum of Modern Art di New York City. .



12. MARK ROTHKO (1903 - 1970) America 


"WHITE CENTER" 1950, US $ 72,84 juta / Rp 801 miliar



Lukisan Mark Rothko berjudul “White Center” 1950 terjual laku di tahun 2007 mencapai US $ 72.84 juta.

Mark Rothko lahir di Dvisk, Rusia, pada tanggal 25 September 1993. Dibesarkan dalam keluarga yang terdidik dengan kecenderungan Zionis. Pada usia 10 tahun Rothko dan keluarganya berimigrasi ke Amerika dan tahun 1924 terdaftar di Art Students League kemudian  tahun 1929 Rothko mengajar anak anak di Akademi Pusat Yahudi Brooklyn Center, posisi tersebut dipertahankan selama lebih dari dua puluh tahun.

Pameran tunggal yang pertama pada tahun 1933 di Museum of Art di Portland dan beberapa bulan kemudian pameran di Galeri Seni Kontemporer.  Kesepuluh kali pameran, lukisan Rothko dalam gaya ekspresionis. Media lukisannya kadang menggunakan cat minyak, kadang cat air dan nampak tercermin dalam minatnya pada mitologi Yunani, seni primitif dan tragedi kristen. dalam perkembangan lukisannya menjelajahi teknik gambar yang spontan dalam menciptakan lukisan abstrak, bentuk bentuk cahaya yang menyinggung kehidupan.

Pada tahun 1958 Rothko menerima komisi pertama untuk serangkaian melukis untuk restoran Four Seasons di New York. Komisi kedua untuk mural pada tahun 1961 untuk pusat Holyoke di Harvard University. kemudian komisi ketiga sampai dengan komisi terakhir di sebuah Kapel Interdenominasi di Houston yang dirancang oleh Philip Johnson dan sekarang Kapel tersebut dinamakan Kapel Rothko. Pada tahun 1968 Rothko terpilih menjadi anggota Institut Nasional seni dan Sastra. Tahun berikutnya menerima gelar kehormatan dari Universitas Yale sebagai Doctor of Fine Arts. Pada tahun 1970 Rothko bunuh diri di studio lukisnya.
 sumber : studiocleo.com/gallerie/rothko/biography

13. WILLEM DE KOONING (1904 -1997)

      America



"Women III" US $ 152,5 juta / Rp 1,67 triliun

"Women III" adalah karya lukisannya yang bergaya ekspresionis abstrak terjual pada November 2006 dengan harga US $ 152,5 juta. Lukisan ini dibuat tahun 1951 berukuran 1,7 m X 1,2 m.
Era pasca-Perang Dunia II, de Kooning  sebagai pelukis beraliran  ekspresionisme abstrak , dan merupakan bagian dari kelompok seniman yang kemudian dikenal  New York School. Pelukis lain dalam kelompok ini termasuk Jackson Pollock, Elaine de Kooning, Lee Krasner, Franz Kline, Arshile Gorky, Mark Rothko, Hans Hofmann, Adolph Gottlieb, Anne Ryan, Robert Motherwell, Philip Guston, dan Clyfford Still.

Pada September 2011 karya De Kooning mendapatkan kerhormatan pada pameran retrospektif berskala besar, De Kooning  A Retrospective 18 September 2011 - 9 Januari 2012 di MoMA di New York City.

Willem de Kooning lahir 24 April 1904 di North Rotterdam dan meninggal 19 March 1997 di Long Island, New York United States. Menjalankan pendidikan  artistik di Rotterdam Academy of Fine Arts dan Teknik selama delapan tahun.  Pada tahun 1920 ia bekerja sebagai asisten direktur seni di department store Rotterdam.  Kemudian dia pindah ke Amerika Serikat sebagai penumpang gelap  kapal barang Inggris SS Shelley pada tahun 1926. De Kooning adalah salah satu dari tiga puluh delapan seniman yang dipilih dari undangan umum untuk New York City artis metropolitan untuk merancang dan melukis 105 mural publik pada 1939 New York World Fair

Pada tahun 1938 , mungkin di bawah pengaruh Arshile Gorky , De Kooning dalam lukisannya memulai  dengan pigure laki-laki , termasuk karyanya yang berjudul   Two Men Standing , Man , dan  Gambar Pria Duduk , sementara secara bersamaan memulai melukis lebih  ke abstraks murni berwarna warni , seperti  pada  Pink Landscape dan Elegy . Sepertinya karyanya terus berkembang , warna tinggi dan garis-garis elegan dari abstraksi mulai merayap ke dalam karya-karya yang lebih figuratif , dan secara kebetulan figure  dan abstraksi terus berlanjut hingga tahun 1940-an

Pada tahun 1938 , de Kooning bertemu Elaine Marie Fried , kemudian dikenal sebagai Elaine de Kooning , yang dinikahinya pada tahun 1943 . Dia juga menjadi artis yang signifikan . Selama tahun 1940-an , ia menjadi semakin diidentikkan dengan gerakan Abstrak ekspresionis dan diakui sebagai salah satu pemimpin di pertengahan 1950-an. Dia mengajar di Black Mountain College di North Carolina pada tahun 1948 dan di Yale School of Art pada 1950-1951 . Pada tahun 1950 , de Kooning adalah salah satu dari 17 Ekspresionis Abstrak yang menonjol.



14. FRANCIS BACON (1909 -1992) Inggris


"Three Studies of Lucian Freud" US $ 142,4 jt / Rp 1,56 triliun


Lukisan karya seniman Inggris , Francis Bacon, berjudul "Three Studies of Lucian Freud" yang dirampungkan pada 1969. laku terjual US $ 142,4 juta (Rp 1,56 triliun) dalam acara lelang di Christie, New York. (13/11/2013)
Lukisan cat minyak di atas kanvas berjudul 'Study for a Potrait of Peter Lacy' dipandang sebagai salah satu karya penting Bacon dan akan menjadi salah satu sorotan dalam penjualan pada malam seni kontemporer Sotheby's pada 14 Mei 2013..
Lukisan itu dalam warna biru, hijau dan hitam, menampakkan Lacy duduk di suatu pagar sambil memegang segelas anggur. Karya tersebut dilukis beberapa bulan setelah kematian Peter Lacy akibat alkohol.
"Ini menandai semacam lautan perubahan dalam bahasa gambar pada lukisan Bacon tahun 1962. Susunan yang radikal, komposisi lukisan pagar horisontal di bawah sosok obyeknya dan sangat bergaya abstrak-impresionis Amerika dan permainan warna serta latar belakangnya," papar Oliver Baker. Deputi Kepala Sotheby's di Eropa
"Jika kita memperhatikan seluruh karya Bacon, dan seluruhnya tidak lebih dari 600 lukisan, kebanyakan didedikasikan pada orang-orang yang tergolong teman dan kerabat," kata Barker.
Lukisan itu telah dijual dari koleksi pribadi dan sudah 40 tahun tidak terpampang untuk umum. Karya tersebut akan dipamerkan di London mulai 12 - 16 April dan di New York mulai 3 Mei.
Barker mengatakan, pra-penjualan akan menaksir minat terhadap karya-karya Bacon sejak mendapat perbaikan pada pasar seni tahun 2008. Catatan penjualan karya Bacon dalam lelang adalah 86,3 juta dolar pada lelang di Sotheby's New York tahun 2008 untuk karya berjudul 'Triptych, 1976' yang diangkat dari mitologi Yunani kuno dan legenda Prometheus.
"Kolektor seni besar dunia disadarkan oleh kenyataan, bahwa Bacon tidak diperdebatkan lagi, adalah salah seorang pelukis penting dalam 100 tahun terakhir," tutur Barker.

Sumber: ANT, Reuters - Editor: Ary Nugraheni



15. JACKSON POLLOCK (1912 - 1956) 
      America



"No.5, 1948" US $ 155,2 juta / Rp 1,7 triliun

Pelukis Amerika yang dikenal berkontribusi pada gerakan ekspresionis abstrak. Lukisannya yang berjudul "No.5, 1948" pernah menjadi polemik penjualan, akhirnya polemik itu ditengahi oleh Balai Lelang Sotheby ini mencapai harga fantastis US $ 155,2 jt.

Paul Jackson Pollock adalah seorang pelukis Amerika pelopor aliran abstrak ekspresionis. Pollock memulai karir melukisnya pada tahun 1929 di Art Students's League, New York, di bawah asuhan Thomas Hart Benton, seorang pelukis muralis kenamaan New York. Dalam perjalanan melukisnya, Pallock memulai dengan menggunakan aliran regionalis atau biasa disebut aliran naturalis. Seiring perjalanan, ia mulai mengikuti aliran muralis, sebuah aliran dimana melukis dengan menggunakan media besar yang permanen seperti dinding atau langit-langit atap.
Percampuran aliran antara regionalis, muralis, ditambah dengan sedikit surealis pada aspek-aspek tertentu membuat imajinasi Pollock terbangun dengan memulai satu aliran baru yang disebut abstrak ekspresionis. Pada aliran yang ia ciptakan ini bermula saat dirinya tengah melukis di atas kanvas dengan lantai sebagai alas. Saat itu, ia memulai dengan bentuk tetesan-tetesan yang ada di kaleng cat yang kemudian disembur dengan menggunakan kuas. Tak puas hanya dengan kuas, Pollock berkreasi dengan benda-benda padat atau asing yang sekiranya dapat meratakan tetesan-tetesan warna dari kalengnya, seperti pecahan kaca, pisau, kayu, bahkan campuran dari pasir sekalipun. Ditemukan pada beberapa buku biografi, Pollock mengaku bahwa apa yang ia ciptakan adalah berasal dari ketidak sengajaan yang kemudian dikreasikan sedemikian rupa hingga didapatkan hasil berupa lukisan yang sepenuhnya abstrak. Hal ini diakui banyak orang bahwa melukis dengan hati akan mempengaruhi hasil dari lukisan yang dibuat seperti halnya terjadi pada banyak pelukis lain. Penemuan aliran ini terjadi pada tahun 1947.
Sebelumnya, suami dari aktris sekaligus pelukis Lee Krasner ini menghabiskan waktunya dengan bekerja di Federal Art Project sebelum akhirnya bekerja secara independen dengan menciptakan lukisan-lukisan abstrak dan dipamerkan di beberapa museum. Tak hanya itu, ia juga mendirikan sebuah studio lukis bersama dengan istrinya yang ia beri label Pollock-Krasner House and Studio.
 Pada tahun 1956, Pollock dinyatakan meninggal akibat kecelakaan yang menewaskan dirinya dan penumpang lainnya, Edith Metzger. Kecelakaan tersebut diakibatkan oleh Pollock yang tengah mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Ia dan rekannya tewas di tempat, sementara ibu Pollock, Ruth Kligman dinyatakan selamat.
Sepeninggalnya, studio lukis milik Pollock dan istrinya dikelola secara resmi oleh Stony Brook Foundation, sebuah organisasi yang bernaung di bawah Stony Brook University. Pada tahun 1985, melalui organisasi lain didirikan sebuah yayasan yang menaungi pelukis independen yang "kurang beruntung", Pollock-Krasner Foundation, yang kemudian hak ciptanya berada pada Artist Rights Society.
sumber : Riset dan analisa oleh Atiqoh Hasan.merdeka.com


Referensi :
Michael H. Hart, Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah
id.wikipedia.org/
HTTP://WWW.CHRISTIES.COM/LOTFINDER/PAINTING
ANT, Reuters
Ev. Maya Sianturi, bulettinpilar.com